1.2.16

Mimpi

Siapa sih yang tidak pernah mimpi. Mimpi dalam arti yang sebenarnya ya, yang biasa juga kita sebut bunga tidur. Aku pikir, setiap orang pasti pernah bermimpi, meskipun hanya sekali. Tapi siapa tahu karena ada gangguan kesehatan dan semacamnya, membuat seseorang tidak bisa/jarang memiliki mimpi dalam tidurnya.

Kalau aku bilang, mimpi itu bisa di-setting atau ter-setting. Saat kita memiliki pikiran tertentu biasanya pikiran itu akan terbawa mimpi. Pun, sesaat menjelang tidur, dan kita memikirkan sesuatu dengan dalam, pikiran itu bisa juga masuk dalam alam mimpi.

Kalau aku mimpi biasanya detail, dan aku bisa mengingat detail itu. Entahlah kalau orang lain. Aku belum pernah membicarakan tentang ke-detail-an per-mimpi-an dengan orang lain. Semisal ya, aku mimpi punya rumah dengan bangunan ala rumah tahun 1980/1990an, bukan minimalis, tapi juga tidak rumit seperti rumah joglo misalnya. Rumah dengan bentuk letter L, Ruang tamu di depan terus masuk ke ruang keluarga dan kamar-kamar lalu belok kanan menuju dapur, gudang dll. 

Di dalam rumah itu ada meubelair kayu kuno dan antik, dan lampu gantung kristal yang juga antik. Rumah itu dikelilingi dengan pagar putih kusam yang mulai berlumut. Ada beberapa bagian yang bisa difungsikan taman, tapi sayangnya tidak terawat dengan baik, tapi juga tidak tampak amburadul. 

Sampai sekarang, aku bahkan masih bisa membaui dapur, gudang dan sekitarnya itu, seperti bau apek, bau ruangan yang jarang dijamah oleh penghuninya (baca: manusia). Hawanya juga agak creepy meski tidak juga angker. Ada rasa yang berbeda saat memasuki ruangan dapur dan sekitarnya itu. Kadang juga muncul bau tanah yang lembab. Di sebelah dapur, ada ruangan semacam kamar mandi, tapi di situ ada kolamnya, bukan kolam renang tapi kolam saja yang airnya berwarna hijau karena lumut yang jarang dibersihkan.

Terus terang di dalam dunia nyata, aku belum pernah melihat atau menemui rumah itu. Rumah dengan bentuk Letter L dengan cat putih baik tembok maupun jendela, serta berlantai marmer coklat muda. Anehnya lagi, aku  memimpikan rumah itu -dengan detail yang sama persis- sampai dua kali. Entahlah, mungkin saja aku akan memiliki atau tinggal atau hanya sekedar berkunjung dalam rumah itu.

No comments: