25.7.14

Mari belajar [1]

Dalam Kitab Nahjul Balaghah disebutkan bhw Sayyidina Ali bin Abi Thalib mengatakan: "Harga diri seseorang sangat tergantung kepada usahanya untuk selalu memperbaiki diri sendiri." Manusia seringkali lupa bahwa ia adalah pihak yang memiliki tanggungjawab pribadi untuk meningkatkan kualitasnya sendiri. 

Kecenderungan menyalahkan pihak lain harus dibatasi secara proporsional, dibandingkan dengan usahanya melakukan perbaikan. Kebiasaan menyalahkan pihak lain akan mengakibatkan hilangnya kemampuan reflektif dan kritis serta harga diri.

Ingat dengan metode yang diterapkan oleh orang tua kita jaman dulu, saat anak kecil terjatuh karena terantuk meja atau kursi atau karena terpeleset batu, maka dengan serta merta orang tua  akan menyalahkan meja, kursi, batu atau apapun yang menjadi media jatuhnya si anak. Orang tua tidak memberikan pemahaman atau memberi pesan kepada anak untuk lebih hati-hati.

Akhirnya setelah dewasa si anak, lebih banyak menyalahkan pihak lain, mencari kambing hitam atas kesalahan yang sebenarnya dia lakukan. Mencari objek untuk disalahkan atas musibah dan ujian yang diterima.

Bahkan dalam ranah ibadah, bukan hanya hablu minannas, tapi juga habluminallah, saat manusia ini tidak memenuhi target atau tidak melakukan hal yang seharusnya dilakukan, manusia ini menyalahkan setan, lagi-lagi mencari kambing hitam.

Intinya adalah instropeksi dan pengendalian diri.

Mari terus belajar!

No comments: