Sebelum mulai menulis reportase perjalanan arisan liburan
kemarin, dan untuk menghindari kesalahpahaman dan ketidaksesuaian informasi
sehingga menimbulkan hal-hal yang [sangat] tidak diinginkan di kemudian hari,
seperti kejadian arisan tahun-tahun yang lalu ada baiknya aku ceritakan sedikit
tentang latar belakang dan mekanisme
arisan keluarga ini.
Begini, arisan ini dibentuk oleh
teman-teman yang kebetulan dulu dan sekarang ada di bidang renbang. Karena kami
memiliki kesamaan minat [misi dan visi, halah!] maka kami bersepakat untuk
mengadakan arisan keluarga minimal setahun sekali, dengan tujuan silaturahmi,
mempererat persaudaraan, reuni dan tentu saja refreshing! Ini seperti
arisan-arisan yang lain, tidak ada bedanya. Masing-masing anggota menitipkan
uang arisannya baik melalui potong gaji, potong insentif, uang sewa rumah
maupun setor langsung. Jadi, nanti diharapkan tidak ada lagi ketidaksesuaian
informasi ya.
Seperti yang pernah ditulis di sini dan sini. Ini kali kesekian pergi dengan Renbangers dan kali
kesekian juga pergi ke pantai. Karena Renbangers memiliki kecenderungan minat
dan kesenangan yang sama: main air!. Sudah berbagai pantai/pulau yang
dikunjungi, bahkan untuk wilayah DKI dan sekitarnya sudah semua terkunjungi:
Anyer, Tanjung Lesung, Pualau Sanghyang dan terakhir Pulau Putri, Pulau Tidung
dan Pulau Payung.
Namun
begitu, setelah dievaluasi, ternyata kecenderungan main air [nyebrang antar
pulau] ini tidak terlalu cocok untuk beberapa Renbangers, terutama untuk Renbangers yang memiliki bayi. Jadi, untuk arisan ke depan akan didiskusikan lebih lanjut
kemana destinasi berikutnya yang bisa mengakomodir sebagian besar keinginan Renbangers.
Di
arisan kali ini, banyak Renbangers yang tidak bisa bergabung, ada banyak hal yang
melatarbelakanginya. Sayang memang, karena kapan lagi kita have fun bersama.
Tetapi memang begini keadaaanya, mau bagaimana lagi J
Oke,
selesai dengan prolognya. Mari kita mulai bercerita tentang perjalanan ke Pulau
seribu liburan kemarin.
Persiapan
Tidak ada persiapan yang berarti, karena kebetulan tujuan arisan ini hanya di seputaran DKI. Berbeda hal nya kalau tujuan arisan sampai keluar Jawa, seperti saat arisan di Gili, antara ribet urusan ijin dengan bigbos (hari libur dengan uang pribadi, kenapa juga ijin ya, aneh :p You Know Who) dan persiapan teknis lainnya.
Tidak ada persiapan yang berarti, karena kebetulan tujuan arisan ini hanya di seputaran DKI. Berbeda hal nya kalau tujuan arisan sampai keluar Jawa, seperti saat arisan di Gili, antara ribet urusan ijin dengan bigbos (hari libur dengan uang pribadi, kenapa juga ijin ya, aneh :p You Know Who) dan persiapan teknis lainnya.
Tujuan
ke pulau sudah pasti main air, dengan tujuan utama snorkeling dan fishing.
Karena sudah pasti minimal setahun pergi main air, banyak teman yang sudah memiliki
alat snorkeling dan fishing. Jadi tinggal membersihkan ulang dan mempersiapkannya untuk dibawa liburan.
Tol
Jagorawi
Saat matahari belum begitu menampakkan diri, teman-teman dari Cibinong
siap-siap berangkat ke Kepulauan Seribu melalui Tol Jagorawi. Berjanji bertemu di
SPBU Muara Angke pukul 07.00 WIB. Keluarga bu BR bahkan sudah sampai di SPBU
pukul 06.00 WIB (luuaarr biasaa).
Namun begitu ada rombongan yang lain yang
over inisiative langsung ke pelabuhan, ternyata pelabuhan tersebut
berbeda dengan yang dimaksud. Al hasil saat-saat kapal sudah hendak berlayar,
rombongan ini berlari-lari mengejarnya (lebayy, emang bus bisa dikejar :D)
Kapal Cepat Citra Jet
Mengingat Renbangers pernah trauma dengan mabok laut karena cuaca buruk dan kondisi kapal yang tidak begitu nyaman, pemilihan kapal saat menyeberang pulau ini harus benar-benar nyaman. Biar teman-teman tidak berasa mual, pusing atau mabok laut sehingga kondisi tetap fit untuk melanjutkan berbagai aktivitas main air lainnya.
Mengingat Renbangers pernah trauma dengan mabok laut karena cuaca buruk dan kondisi kapal yang tidak begitu nyaman, pemilihan kapal saat menyeberang pulau ini harus benar-benar nyaman. Biar teman-teman tidak berasa mual, pusing atau mabok laut sehingga kondisi tetap fit untuk melanjutkan berbagai aktivitas main air lainnya.
Awalnya
akan nyewa kapal super cepat dengan kapasitas 25 orang, tapi mengingat Sistri (istri MNF) yang sedang hamil ingin ikut, maka beralihlah ke kapal besar Citra
jet ini. Meskipun akhirnya Sistri tidak jadi ikut arisan (get well soon ya).
seperti penumpang KRL yang naik di atap :(
Kapal
citra jet ini yang besar dan ber ac dengan kapasitas seratusan orang lebih ini
lumayan nyaman. Masing-masing orang mendapatkan nomor seat sendiri. Namun begitu
dasar orang Indonesia, sudah nyaman-nyaman duduk di seatnya masing-masing tetap
aja ada yang naik ke dak.
Duduk di dak memang asyik, bisa melihat dengan
leluasa pemandangan sepanjang perjalanan, namun sebenarnya sangat tidak aman, sangat
rawan terjatuh atau terlempar saat kita tidak hati-hati. Makanya polisi air
yang lewat memerintahkan ke semua orang yang berada di dak untuk segera masuk ke kapal.
Pulau Tidung
Dari
muara angke, kapal citra jet ini berangkat tepat pukul 08.00 WIB dan sampai di
Pulau Tidung pukul 10.00 WIB. Karena cuaca sangat cerah dan gelombang air laut
di bawah satu meter, perjalanan menyeberang ke Tidung ini dirasakan sangat nyaman,
bahkan banyak yang terlelap tidur.
Setelah
pembagian homestay dan istirahat sejenak, tepat pukul 11.00 WIB perjalanan
dilanjutkan ke Pulau Putri.
Pulau Putri
Mengingat
trauma mabok laut seperti diceritakan di atas. Akhirnya memutuskan menyewa
kapal cepat VIP untuk menyeberang ke Pulau Putri. Perjalanan dari Tidung ke
Pulau Putri kurang lebih hanya 50 menit.
kapal cepat Theresia
melihat penangkaran ikan hiu (CMIIW)
trio Kwek-kwek
soalnya yang ini berdua mlulu..maklum, penganten baru :D
ini berdua mlulu juga, tapi bukan penganten kan :p :p
Tujuan
utama ke Pulau Putri adalah melihat aquarium bawah laut. Kalau dilihat dari
gambar iklannya, aquarium ini sangat menajubkan, membuat penasaran yang sangat.
Namun begitu melihat dengan mata kepala sendiri, ternyata aquarium itu..ya cuma
segitu aja, kurang dari 20 meter. Tapi setidaknya rasa penasaran itu terpenuhi.
ini nih yang namanya aquarium bawah laut :D
Setelah
ISHOMA dan melihat sekeliling pulau Putri, pukul 15.00 WIB dimulai perjalanan kembali
ke Pulau Tidung.
di pulau putri, ternyata ada komodo juga :p :p
Pulau Tidung
Perjalanan
menyeberang antar pulau memang tidak begitu melelahkan namun cukup
menyita energi. Setelah istirahat sejenak, perjalanan dilanjutkan ke ujung
pulau Tidung untuk perburuan sunset. Perjalanan dengan sepeda yang cukup
melehkan terbayar dengan keindahan sunset. Serasa di surga kaki langit :D
Senja
merayap dengan cepatnya. Tidak terasa hari sudah begitu gelap. Setelah makan
malam ada beberapa Renbangers yang melanjutkan keliling pulau dengan sepeda, namun
ada juga yang langsung tertidur dengan pulasnya, memulihkan energi untuk
kegiatan main air keesokan harinya.
Sunrise
Perburuan
sunset sudah, rasanya kurang lengkap kalau tidak diikuti dengan perburuan
sunrise. Tepat pukul 05.00 WIB beberapa Renbangers ada yang sudah sampai di Tidung
Kecil untuk melihat keindahan matahari yang mulai menampakkan diri.
Hari
kedua benar-benar hanya diisi main air: snorkeling dan fishing. Snorkeling sesi
pertama di pulau Payung. Setelah puas dengan melihat keindahan bawah laut
(belum puas sih sebenarnya), kegiatan dihentikan dengan istirahat di Pulau
Payung. Setelah sholat jumat dan makan camilan, acara dilanjutkan ke Tidung
Kecil untuk makan siang.
Jembatan cinta kalau dari gambar iklannya sangat indah
itu ternyata menakutkan di kenyataannya. Kayunya banyak yang rapuh dan bolong
sana sini. Harus ekstra hati-hati saat kaki kita melewati jembatan itu. Pantas saja, dinamai jembatan cinta, karena saat menyeberang banyak pasangan yang
berpegangan saling menjaga satu sama lain biar tidak terjatuh :p
Snorkeling
sesi kedua di pulau Tidung kecil. Baru kepikiran memberi makan ikan, amazing!
saat makanan mulai dikeluarkan dan dimasukkan ke bawah laut, pelan-pelan
ikan-ikan yang berwarna warni ini berdatangan, berebutan makanan dan berlarian di
sekeliling kita, super wonderful!
Saat Renbangers snorkeling, ada juga yang fishing. Sepertinya cukup mudah untuk
mendapatkan ikan. Ada beberapa ikan yang berhasil dibawa pulang ke homestay
meskipun akhirnya dicemplungin lagi ke laut karena tidak tahan dan kasihan melihat mereka
lemas cenderung mau pingsang/mati karena tidak berada di habitatnya.
Barbaque
Perjalanan
antar pulau dengan kapal tradisional untuk kegiatan senorkeling dan fishing
sangat menyita energi. Saatnya memulihkan energi dengan makan malam bersama
dilanjutkan dengan barbaque.
Wakss?
Kaget bukan kepalang, ikan biru pink bersayap yang sangat cantik yang ditemui
saat snorkeling itu berakhir di penggorengan. Ternyata rasanya sangat enak,
meskipun masih kalah gurih dibandingkan dengan ikan kerapu.
Arisan
Nah, sebenarnya inilah puncak dari semua kegiatan arisan. Namun karena bu ISZ butuh istirahat lebih, akhirnya kegiatan arisan dan diskusi tentang
mekanisme arisan ke depan ditunda :) :)
Saatnya pulang
Hari
ketiga tidak diisi dengan kegiatan yang berarti, hanya bermalas-malasan dan
jalan-jalan sekeliling homestay sambil menunggu waktunya checkout.
Sambil
menunggu kapal citra jet datang, saatnya mencari oleh-oleh buat yang tidak bisa
bergabung di arisan kali ini. Pukul 10.30 kapal datang dan tepat pukul 11.00WIB
kapal berangkat.
Meskipun
ombak tidak terlalu besar menggulung, namun cukup membuat kapal bergoyang.
Perjalanan menyeberang pulau menjadi tidak senyaman saat berangkat. Mungkin
karena siang hari saat air laut mulai beranjak naik.
Epilog
Pukul 13.00WIB kapal citra jet berlabuh di pelabuhan Muara Angke. Alhamdulillah
akhirnya arisan ini sukses terlaksana. Sesuai dengan doa yang dipanjatkan
Renbangers agar cuaca cerah sepanjang arisan, terwujud sudah. Dan nikmat Tuhan
manakah yang Engkau dustakan? Sungguh besar anugerah dan limpahan rahmat-MU. Sampai malu rasanya, karena setiap doa yang
dipanjatkan selalu diijabahi. Terimakasih Ya Rabb.
Semoga renbangers juga semakin bersemangat, meningkatkan kinerja, lebih giat
melakukan hal terbaik untuk lipi dan pusbin umumnya serta renbang khususnya.
Semoga Renbangers selalu dilimpahi kesehatan dan rejeki yang berkah, sehingga
kegiatan arisan ini dapat terlaksana lagi di tahun yang akan datang.
Dan semoga
arisan berikutnya, semua renbangers bisa turut serta sehingga bisa have fun bersama
sejenak melupakan segala rutinitas.
So, the next destination
is ..................... Kalianda? Bunaken? Derawan? Raja Ampat? Great Barrier Reef? Atau .................... Dufan? Taman
Safari? The Jungle? Kebun Raya? Ecopark :p :D








No comments:
Post a Comment