28.3.11

Arisan!


Prolog

Untuk menghindari kesalahpahaman dan ketidaksesuaian informasi sehingga menimbulkan hal-hal yang [sangat] tidak diinginkan di kemudian hari, seperti kejadian arisan tahun yang lalu, ada baiknya aku ceritakan dulu tentang latar belakang dan mekanisme arisan keluarga ini.

Begini, arisan ini dibentuk oleh teman-teman yang kebetulan dulu dan sekarang ada di bidang renbang. Karena kami memiliki kesamaan minat [misi dan visi, halah!] maka kami bersepakat untuk mengadakan arisan keluarga minimal setahun sekali, dengan tujuan silaturahmi, mempererat persaudaraan, reuni dan tentu saja refreshing! Ini seperti arisan-arisan yang lain, tidak ada bedanya. Masing-masing anggota menitipkan uang arisannya baik melalui potong gaji, potong insentif, uang sewa rumah maupun setor langsung. Jelas kan? jadi, nanti diharapkan tidak ada lagi ketidaksesuaian informasi ya.

Seperti yang pernah ditulis di sini. Ini kali kesekian pergi dengan Renbangers dan kali kesekian juga pergi ke pantai. Karena Renbangers memiliki kecenderungan minat dan kesenangan yang sama: main air!.

Persiapan
Kali ini Renbangers dan keluarga akan bermain air di pulau Sanghyang dengan tujuan utama snorkelling dan fishing. Mengingat persewaan alat snorkel dipakai oleh mulut sejuta umat, maka ada beberapa Renbangers yang memutuskan untuk membeli dan memiliki alat snorkel sendiri.


belanja alat snorkel



Setelah selesai memilah dan memilih snorkel yang sesuai, dilanjutkan dengan makan siang dan belanja berbagai hadiah lomba yang akan diadakan pas arisan. Saat Renbangers belanja hadiah, sebagian Renbangers yang lain balik lagi ke toko snorkel untuk membeli alat pancing, benar-benar siap menghadapi lautan dah :)

KM 13 Tol Merak
Baik, mari kita mulai cerita tentang kegiatan arisannya. Saat matahari mulai menampakkan diri, teman-teman dari Cibinong siap-siap berangkat ke Anyer melalui Tol Merak. Berjanji bertemu di di Rest area pertama Km 13 dengan teman-teman yang lain untuk konvoi menuju lokasi agar tidak tersesat di jalanan.

30 menit lebih awal dari waktu yang dijadwalkan, Renbangers tiba di tempat tujuan. Lumayan, bisa santai-santai sejenak sebelum memulai berbagai kegiatan yang dirancang.

Games
Setelah sholat dan makan siang, kegiatan arisan dimulai dengan berbagai permainan bersama. Salah satu dari tujuan arisan selain refreshing adalah tertawa sekeras-kerasnya menertawakan diri sendiri dan orang lain. Nah, di sesi games ini, saatnya sesi tertawa sepuasnya, seolah tidak akan ada hari esok di kemudian hari. Bagaimana tidak, no fair play! Ck..ck..ck..






Saat para orang tua asyik games, ada dua anak kecil yang langsung akrab, berdua kesana-kemari dengan permainannya sendiri. Lumayan...emaknya tinggal kipas-kipas mengawasi dari jauh :p


Mengingat berbagai kondisi yang tidak meungkinkan, ada juga Renbangers yang lain yang tidak mengikuti games dan hanya menonton dari pinggir lapangan :)



Seperti biasa, games berlangsung dengan sangat seru walaupun no fair alias cheating. Meskipun begitu semua happy. Lima games berlalu dengan cepat, tahu-tahu selesai sudah semua permainan. Untuk mengisi kekosongan waktu, acara bebas dimulai: ada yang bermain bola dan voley pantai, ada yang bermain tenis, ada yang berenang sambil sesekali lirak-lirik ke pengguna kolam yang lain ;) Asyiikk nian... (foto censored by me :p)






Arisan
Seolah tidak sabar menunggu waktu malam tiba, karena semua energi terkuras dengan segala aktivitas permainan. Semua lahap menikmati makan malamnya. Ada sekelompok Renbangers yang sangat asyik menikmati makannya sambil sesekali tertawa keras. Ternyata sedang berlangsung pembicaraan serius tentang pelajaran tingkat lanjut. Meskipun katanya pembicaraan ini ada hubungannya dengan pelajaran fisika, namun dikhawatirkan pelajaran ini akan membuat Nja dewasa sebelum waktunya, so, be careful Bu Ir ;)



Arisan
Nah, inilah puncak dari semua kegiatan arisan. Masing-masing Renbangers mendapatkan secarik kertas yang akan dibacakan keras-keras. Secarik kertas ini yang akan menentukan rejekinya seseorang. Terbukti, berkat secarik kertas yang diambil belakangan, HEP berhak membawa pulang berlembar-lembar uang arisan meski tidak seberapa itu. Dengan senyuman yang lebar dan muka bahagia merona, HEP menerima lembaran uang arisan dari bu ISZ. (sengaja banget uangnya tidak diamplopin)



Karaoke
Sebagai penerima arisan pertama, HEP berhak untuk membuka karaoke dengan lagu pertama. Tarikk...Mang...



Semakin malam, suasana karaoke makin panas, apalagi setelah dibuka dengan goyangan YP dan goyang-goyang yang lain. Renbangers menyanyikan lagu sesuai minat masing-masing. Yang tadinya pada lesu karena capek dan letih mendadak hilang rasa ngantuknya digantikan dengan suasana happy ajeb-ejeb.








Pelabuhan anyer
Inilah saat yang ditunggu-tunggu Renbangers yaitu snorkeling dan fishing di pulau Sanghyang. Di iringi dengan mendung yang menggelayut dan hujan rintik yang mulai turun, Renbangers memulai perjalanannya ke pulau sanghyang dengan menaiki kapal yang telah disewa.


Mendung yang hitam, sehitam kacamatanya


Muka-muka ceria sesaat sebelum nyebrang

Pulau Sanghyang
Meskipun ombak tidak terlalu besar menggulung, namun cukup membuat kapal bergoyang dengan sangat. Renbangers yang tadinya ceria mendadak pucat pasi karena menahan mual dan muntah. Waktu nyebrang menjadi lebih lama 30 menit dari waktu yang seharusnya. Meskipun pulau sudah terlihat dekat, kapal seolah tidak beranjak dari tempat semula. Perjalanan menjadi terasa panjang apalagi diiringi dengan rintik hujan yang mulai rapat.

Setelah 75 menit bergoyang-goyang di atas kapal, sampailah Renbangers ke pulau yang dituju. Rasanya tidak sabar untuk segera nyebur dan nyemplung untuk melihat keindahan laut. Sebelum snorkeling dimulai, diberikan briefing oleh pemandu tentang trik dan tips snorkeling.




berdiskusi sebelum nyemplung

Snorkeling
Exciting menyaksikan keindahan bawah laut, dan berucap subhanallah untuk semua ciptaan-NYA itu. Secara mandiri, masing-masing Renbangers mengelilingi spot yang ditunjukkan oleh pemandu.



60 menit rasanya masih kurang untuk snorkeling, namun masih ada satu spot lagi yang akan ditunjukkan untuk kegiatan snorkeling dan fishing. Bergegas Renbangers naik ke kapal dan berlayar lagi menuju spot selanjutnya.


manusia perahu menahan dingin

Setelah kapal bersandar di dermaga, Renbangers bergegas turun. Ada yang langsung menghangatkan badan dengan makan pop mie, ada yang makan siang, ada yang ganti baju dan ada yang menuntaskan kebutuhan dasar hidupnya.




Setelah semua ritual makan selesai, Renbangers melanjutkan kegiatan snorkeling. Sedangkan Renbangres yang lain melakukan fishing.

Yang harus disyukuri dalam kegiatan kemarin adalah tidak melakukan snorkeling di pantai dekat Renbangers yang lagi memenuhi kebutuhan dasarnya. Empat potong katanya. Pantas saja, di dekat dermaga airnya menjadi sangat keruh dan ikan-ikan kecil berombongan lari kesana kemari. Untung-ungtung, sambil terus mengucap syukur :p



Snorkeling agak ke tengah menemui berbagai ikan cantik: kuda laut, ikan salmon, five fish dan ikan biru kuning yang tidak tahu namanya. Juga berbagai bentuk dan warna soft coral. Tiada kata yang pantas untuk diucapkan, selain kata indah!.


narsis dulu sebelum melanjutkan perjalanan
Fishing
Renbangers yang memiliki hobi mancing sudah siap tempur dengan berbagai peralatannya. Namun sayang seribu sayang, meski banyak ikan berseliweran, tidak ada satupun ikan yang sudi mendekati atau memakan umpan. Alhasil para fisher pulang dengan tangan hampa. Dan semua Renbangers turut berduka atas ketidakberhasilan ini :(

Meskipun belum begitu puas menyaksikan soft coral dan ikan warna-warni, Renbangers harus segera beranjak pulang mengingat hari sudah semakin sore. Meskipun langit cerah, namun angin tidak terlalu mendukung, berembus dengan kencangnya.

Siap-siap menahan mual dan muntah lagi. Banyak Renbangers yang kalah dan tak sanggup menahan untuk tidak memuntahkan isi perutnya. Namun yang paling hebat adalah Bumil perkasa satu ini. Banyangkan, sama-sama dengan perut yang besar, Bapak di sebalahnya ini saja tidak kuat untuk tidak memuntahkan isi perutnya. Bumil Ami masih sehat bugar dengan senyum cerianya. Benar-benar salut :)



Perjalanan pulang
Dengan kondisi kliyeng-kliyeng menahan pusing, Renbangers kembali lagi ke hotel untuk sekedar mandi dan berbenah.

Mengingat di pulau tidak sempat dan mood makan siang, Renbangers baru merasakan lapar yang sangat, ditambah dengan kondisi setelah mabok laut. Akhirnya diputuskan untuk segera mencari penghangat perut yang lezat. Dipandu dengan keluarga Bu ISZ, Renbangers berkonvoi ke arah Cilegon Kota untuk makan malam di RM. Sate Bebek.

Entah karena enak atau entah karena lapar, Renbangers kalap dengan makan malam menu bebeknya. Sate seratus tusuk dan sop bebek tandas dengan cepatnya.





Setelah makan dan sholat magrib, masing-masing Renbangers memutuskan untuk berpisah. Ada yang belanja oleh-oleh dan ada yang langsung pulang.

Dengan berat hati pak YK berpisah dengan YP. Meskipun sudah dibujuk rayu, YP tetap enggan berkumpul jadi satu dengan pak YK.

Alhasil dengan modal pulsa, YP menghibur pak YK dengan mengirimi sms terus-menerus. Maklumlah, saat perjalanan dimulai dan sudah dalam posisi diam, biasanya pak YK akan mulai resah dan gelisah, sedangkan kondisi sekitar tidak memungkinkan untuk menuntaskan kegelisahannya itu, bisa-bisa dirurunin di jalan sama DR si empunya mobil.

Epilog
Alhamdulillah akhirnya arisan ini sukses terlaksana. Sesuai dengan doa yang dipanjatkan Renbangers agar cuaca cerah sepanjang arisan, terwujud sudah. Dan nikmat Tuhan manakah yang Engkau dustakan? Sungguh besar anugerah dan limpahan rahmat-MU. Sampai malu rasanya, karena setiap doa yang dipanjatkan selalu diijabahi. Terimakasih Ya Rabb.

Semoga renbangers juga semakin bersemangat, meningkatkan kinerja, lebih giat melakukan hal terbaik untuk lipi dan pusbin umumnya serta renbang khususnya.

Semoga Renbangers selalu dilimpahi kesehatan dan rejeki yang berkah, sehingga kegiatan arisan ini dapat terlaksana lagi di tahun yang akan datang.

The next destination is........................................[masih pada minat nggak ya bermain air mengingat pada mabok laut :p]


------
Foto-foto keindahan bawah lautnya menyusul

No comments: