10.3.11

Mengkhayal ah!

Sebentar...aku mau mengkhayal dulu... boleh kan? Kalau khayalan terjadi, alhamdulillah. Tetapi kalau tidak, mungkin ada jalan hidup lain yang lebih indah buatku dan keluarga yang dikasih oleh Allah Swt.

Kebiasaan mengkhayal ini sudah dimulai sejak aku kecil, teramat kecil. Sejak aku memiliki teman yang namanya critax. Kadang aku mengkhayal ketemu seseorang yang di dunia nyata ingin aku temui. Kadang juga aku mengkhayal sesuatu yang seharusnya aku lakukan terutama saat di dunia nyata melakukan hal bodoh: melakukan sesuatu yang seharusnya tidak aku lakukan dan tidak melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan. Begitulah.

Nah, khayalanku sekarang adalah...begini,
Tahun ini aku dan mas emen mencoba untuk mendaftar beasiswa dengan pilihan sekolah di UGM. Kenapa harus UGM? karena substansi yang kami minati ada di UGM.

Kalau memang kami dijinkan untuk memilih UGM dan kalau memang diterima beasiswanya [amin..] kami sekeluarga akan bedol desa pindah ke Jogja.

You know that. Semua orang yang pernah sekolah pasti merasakan masa-masa itu. Kami pun mengamatinya. Disamping gaji tiap bulan seperti biasa yang kami terima, kami hanya mendapatkan tambahan uang saku dari living cost beasiswa yang biasanya tidak diterima tiap bulan alias dirapel, hihihi.

Jadi, bisa dibayangkan. Kami yang tidak mendapatkan penghasilan apa-apa selain gaji itu harus hidup di kota lain dengan tanggungan bayi-bayi dan mbak-mbaknya.

Makanya, untuk menghemat berbagai expenditure, bayi-bayi akan dititipkan ke rumah mbah Temanggung. Aku dan mas emen bisa menjenguknya sekali atau dua kali tiap minggu. Di samping untuk menghemat biaya, ada juga rasa aman dan nyaman menitipkan bayi-bayi ke mbah dibandingkan kalau mereka tinggal di Jogja dalam satu kamar kost, belum mbak-mbaknya, tidakkk!

Tentu saja Raya akan tetap melanjutkan sekolahnya di Kelas B. Mungkin akan dimasukkan ke TK Muhammadiyah Kalisat. Raya akan diantar jemput oleh Pak Ris dengan supra fit yang dibawa dari Cibinong. Izza masih akan dimomong oleh mbak Yik [membayangkannya saja pasti mbak yik akan sangat senang momong Izza dan masih tetap bisa memantau perkembangan anaknya]

Aku dan mas emen akan mencari kontrakan di Jogja. Mungkin akan bawa mobil untuk keperluan setiap kali pulang pergi ke Temanggung. Juga akan memboyong mio untuk mobilitasku. Untuk mobilitasnya, mungkin juga mas emen akan membawa sepeda lipatnya.

Selain itu, untuk menambah penghasilan, mungkin saja aku akan minta pekerjaan ke Pak Ban, Pak Umar, Pak Pur atau ke Pak Yodi, Bu Yanri dan Pak Donnie. Mungkin juga mas emen akan minta pekerjaan ke Prodinya. Pekerjaan ini sudah pasti disesuaikan dengan kompetensi ku dan mas emen. Bisa juga tidak, yang penting kami mampu, halal dan tidak menganggu sekolah.

So, sekarang yang lebih penting untuk disiapkan adalah menyusun proposal dan melengkapi berkas persyaratan. Belajar lebih giat terutama untuk TPA dan TOEFL agar memenuhi standar yang dipersyaratkan. Tak lupa selalu berdoa kepada Dzat Pemberi jalan hidup agar dimudahkan dan dilancarkan untuk menuju jalan hidup tersebut, amin..amin..Ya Rabbal 'Alamin....

-----
Ada-ada saja khayalannya karena itu sangat-sangat susah diwujudkan. Tapi apapun bisa terjadi sesuai kehendak-NYA. Tapi kalau khayalan di atas kayaknya hanya 1% deh kemungkinannya. Jadi hampir imposible kan? :(

No comments: