20.12.10

3 Idiots

Ada beberapa teman yang merekomendasikan film ini: "Bagus mbak, saat menontonnya emosi kita naik turun seperti roller coaster, up and down, ada adegan menggembirakan, menyedihkan namun sangat kocak, tonton deh!. Trus "iya mbak, aku juga merekomendasikan film ini, penuh inspirasi"


Jadi penasaran dengan film ini, seperti apa sih?

"3 Idiots" berasal dari novel Five Point Someone yang ditulis oleh Chetan Bhagat, bercerita tentang persahabatan 3 mahasiswa jurusan teknik: Rancho (Aamir Khan), Farhan (R. Madhavan), dan Raju (Sharman Joshi) di sebuah kampus terbaik di India yaitu ICE. Rancho adalah seorang anak jenius dari keluarga kaya yang betul-betul menyukai teknik mesin. Farhan adalah mahasiswa salah jurusan, yang sebenarnya menggemari fotografi, tapi terpaksa kuliah di teknik mesin karena dipaksa orang tuanya. Sedangkan Raju adalah seorang dari keluarga miskin dan ia sangat terbeban karena menjadi satu-satunya harapan di keluarganya.

Dijuluki 3 idiots karena selama kuliah di ICE, ketiganya selalu berkonfrontasikan dengan rektor ICE yaitu Dr. Viru S (Boman Irani), yang terkenal dengan gaya pendidikannya yang kolot, kaku, dan semena-mena. Dalam film itu diceritakan ada dua mahasiswa yang bunuh diri karena tidak kuat dengan tekanan Virus S, termasuk Raju, meskipun dia tidak sampai meninggal.

Ceritanya sangat kocak, lucu habis, meskpiun akhirnya tetap menemukan tipikal 'india banget' yang sangat mengganggu seperti kejadian heroik yang sangat dilebih-lebihkan [saat mona melahirkan], tidak masuk akal, dan sepertinya tidak akan ada di dunia nyata. Jadi inget, di Film My Name is Khan juga ada adegan serupa yang sangat mengganggu.

Meskipun dengan jam tayang panjang [hampir 3 jam], tetap tidak mau beranjak dari layar, karena masih penasaran dengan ending dari film ini, meskipun sebenarnya jalan ceritanya tetap bisa ditebak dengan mudah.

Tapi apapun itu, tidak menyesal menonton film ini. Penuh inspirasi dan filosfi yang dalam, membuat kita sejenak berpikir dan merenung, seperti:
* Saat penyambutan mahasiswa baru, Viru S, Rektor ICE menganalogikan bahwa hidup itu seperti perlombaan, apabila kita tidak lari dengan cepat, maka kita akan didahului dengan orang lain. Hidup itu penuh dengan persaingan, boleh saja menjatuhkan lawan untuk mencapai tujuan yang kita harapkan. Tentu saja pandangan Viru S ini ditentang oleh Ranchu si pemeran utama.

*Selalu berpikir positif atas semua kejadian yang ada, dengan quotes-nya Rancho: aal izz well atau all is well (semua baik-baik saja). Diucapkan sambil memegang dada dengan penuh keyakinan.

*Ikuti kata hati, tetapkan dan geluti apa yang menjadi passion. Ini diaplikasikan oleh Farhan yang keluar dari dunia engineering menjadi photographer binatang di alam liar sesuai dengan passionnya.

*Belajar (kuliah) itu untuk mencari ilmu, bukan (hanya) gelar dan ijazah. Kalau ilmu diapat, nilai dan ijazahpun pasti akan didapat. Jadi, hidup itu bukan hanya untuk mengejar kesuksesan, karena sukses itu cuma efek, bonus, dari apa yang ditekuni. Seperti yang dibilang Ranchu Pursue excellence, and success will follow, pants down.

*
Jangan takut dengan hidup. Merencanakan dan memperhitungkan langkah untuk masa depan, harus!, tapi hilangkan ketakutan-ketakutan tak beralasan yang membuat tidak jadi melangkah dan berkembang.

Berikut lirik di salah satu lagu dalam film ini, menarik!:
give me some sunshine, give me some rain, give me another chance, i wanna grow up once again.

Meskipun ada pro dan kotra, namun film ini berhasil mendapatkan berbagai penghargaan:
Oya, Aamir Khan saat memerankan Ranchu berusia 46 tahun. Tidak kelihatan tuanya ya waktu harus berperan menjadi mahasiswa. Bisa ngintip di blognya nih, di sini.

Referensi di sini
Gambar dari sini

No comments: