kesetiakawan memang harus diapresiasi, ditumbuhkan dan dibudayakan, namun prinsip-prinsip dan batasan kesetiakawan tentu harus diajarkan agar kita tidak salah dalam membangun kesetiakawan dalam pergaulan.
setiakawan bisa ditumbuhkan bila ada kemauan berjamaah atau bersosialisasi. orang-orang yang lebih senang menyendiri, tidak mau berkomitmen, dan mementingkan keuntungan pribadi tentu tidak bisa menumbuhkan rasa kesetiakawan, sebab dia bersetia pada kepentingan sendiri. inilah tipe orang yang berprinsip EGP.
kesetiakawan bisa ditumbuhkan bila ada kemauan untuk bersetara. tentu bukan setiakawan namanya bila salah satu pihak merasa lebih hebat, lebih berkuasa apalagi lebih mulia.
kesetiakawan justru dilandasi oleh prinsip pemberian, bukan permintaan. ketika kita sudah dalam satu persahabatan yang setara dengan visi yang sama serta dilandasi dengan rasa saling mengasihi, maka berbagi kesenangan, mengulurkan pertolongan, berempati dan memberi kesetiaan akan terasa sebagai pembawa kebahagiaan hingga akhirnya tanpa diminta kita pun akan menerima kesetiaan itu.
ada dua batasan dalan kesetiakawan yaitu kemampuan diri dan kebenaran. kadang terjadi orang-orang memaksakan sesuatu di luar kemampuan atas alasan setia kawan. dan tentu saja tidak boleh mengabaikan prinsip kebenaran dengan alasan yang sama.
sumber: majalah Ummi
setiakawan bisa ditumbuhkan bila ada kemauan berjamaah atau bersosialisasi. orang-orang yang lebih senang menyendiri, tidak mau berkomitmen, dan mementingkan keuntungan pribadi tentu tidak bisa menumbuhkan rasa kesetiakawan, sebab dia bersetia pada kepentingan sendiri. inilah tipe orang yang berprinsip EGP.
kesetiakawan bisa ditumbuhkan bila ada kemauan untuk bersetara. tentu bukan setiakawan namanya bila salah satu pihak merasa lebih hebat, lebih berkuasa apalagi lebih mulia.
kesetiakawan justru dilandasi oleh prinsip pemberian, bukan permintaan. ketika kita sudah dalam satu persahabatan yang setara dengan visi yang sama serta dilandasi dengan rasa saling mengasihi, maka berbagi kesenangan, mengulurkan pertolongan, berempati dan memberi kesetiaan akan terasa sebagai pembawa kebahagiaan hingga akhirnya tanpa diminta kita pun akan menerima kesetiaan itu.
ada dua batasan dalan kesetiakawan yaitu kemampuan diri dan kebenaran. kadang terjadi orang-orang memaksakan sesuatu di luar kemampuan atas alasan setia kawan. dan tentu saja tidak boleh mengabaikan prinsip kebenaran dengan alasan yang sama.
sumber: majalah Ummi
No comments:
Post a Comment