26.10.14

Pernak-pernik Perempuan

Sejak remaja aku memiliki kulit yang selalu bermasalah, sampai sekarang. Entah itu jerawat atau gatal-gatal yang berbekas. Saat kulitku digaruk, maka langsung muncul bentol-bentol seperti saat orang kena ulat bulu. Di samping itu, saat bagian tertentu digaruk, maka gatalnya akan menyebar ke bagian yang lain dan lagi-lagi berbekas. Cukup merepotkan bukan?

Makanya, sejak remaja dulu, ibu rajin membawaku ke dokter kulit. Tidak boleh menggunakan kosmetik sembarangan, harus selalu dengan resep dokter.

Bosen dan tidak telaten, begitulah biasanya yang menjadi alasan. Aku tidak terlalu telaten menggunakan banyak treatment. Apalagi sekarang, saat para bayi menuntut perhatian lebih. Memilih yang minimal tapi berharap maksimal, maunya :p

Tapi tiba-tiba terinspirasi dari blog yang mengupas suatu produk kosmetik, mereviewnya tiap produk berdasarkan kelebihan dan kelemahannya.

Jadi sekarang aku coba menulisnya ya.

Untuk rangkaian toiletries, aku tidak ada pilihan khusus, biasanya malah mencoba berbagai merek, penasaran dengan bau maupun rasanya. Hasil? aku tidak terlalu peduli :p


Sedangkan untuk skin care penghalaujerawat aku pilih rangkaian dari Sariayu. Sayangnya hanya semangat saat beli, lebih sering tidak dipakainya, ribet!


Karena aku tidak telaten dengan ritual skin care dan mengingat kulitku yang sensitif dan bermasalah, aku mencoba untuk tetap bertahan dengan satu merek yang sesuai dengan kondisi kulit. Bukan maksud promosi (TBS harusnya say thanks to me :p), tapi saat ini aku merasa cocok dengan rangkaian produk-produk tea tree dari The Body Shop: skin lotion, night lotion, BB cream dan cleaning face wash. Meski baunya yang tidak terlalu enak (seperti bau jamu) tapi aku merasa produk-produk itu ringan di wajah. Hasilnya? yaaa, meski belum sesuai harapan, tapi setidaknya dengan rangkain produk ini, tingkat bermasalah kulit muka cenderung berkurang, 


Untuk parfum aku masih setia dengan pilihan: Charlie White dari Revlon dan Shea dari The Body Shop. Namun sekarang aku lebih sering pakai Shea. Aku merasa Shea itu aku banget. Parfum itu sangat personal. Di rumah, kantor atau mobile, aku adalah Shea.




Jadi, betapa ribetnya menjadi seorang perempuan ya? :p
btw, #proudtobewoman ^_^

No comments: