20.7.11

Timmy Time

Ada yang kenal dengan Timmy? Timmy adalah Bayi domba dalam serial Shaun the Sheep, seperti yang pernah aku tulis di sini. Dalam serial Shaun The Sheep, Timmy ini suka melakukan hal-hal layaknya bayi. Suka melembar barang kesana kemari serta suka kelempar sana-sini. Untung ada ibunya timmy yang selalu siap menjaganya. Shaun dan kawan-kawan juga sangat menyayangi dan selalu berusaha memenuhi semua keinginan Timmy.

Nah, sekarang di Disney Junior setiap malam pukul 20.00, ada serial baru Timmy Time. Bayangan aku selama ini, Timmy adalah bayi domba perempuan, tetapi ternyata Timmy ini seekor bayi domba laki-laki. Timmy sekarang sudah bukan bayi lagi. Dia telah tumbuh besar dan sudah saatnya sekolah untuk belajar dan bergaul dengan anak hewan lainnya.

Serial Timmy time menceritakan tentang berbagai kegiatan preschool sekelompok anak hewan plus dua guru yang mendampinginya.

Timmy karakter sentral dan cerita berputar di sekitar dia. Alur cerita yang kuat tetapi cukup sederhana, tanpa dialog, menggunakan kombinasi yang unik dari karakter animasi dengan gerakan ekspresif, reaksi, dan komedi

Baik, aku mulai mengenalkan karakter-karakter dari serial ini.

TIMMY

Seorang anak domba yang bersemangat dan antusias belajar meskipun kadang usil, jahil dan maunya menang sendiri.

OSBOURNE

Pak guru yang serius namun bijaksana dan lembut.

HARRIET

Bu guru yang selalu ceria, tidak pernah marah di depan murid-muridnya saat mereka nakal meskipun kadang menggerutu di belakang.

YABBA

Menyukai warna kuning. Suka berenang. Memiliki hobi menyanyi dan seringkali berisik dengan suara quaks-quaksnya.

PAXTON

Seekor anak babi yang ceria. Menyukai apel merah dan kadang hijau. Selalu mengenakan sweater biru kuningnya dan sangat suka bermain layangan.

MITTENS

Anak kucing yang suka mewarnai gambar. Warna favoritnya adalah pink. Sangat Suka dengan acara minum teh bersama, tetapi sangat tidak suka hal-hal yang kotor dan jorok.

APRICOT

Seorang anak yang pemalu bahakan sangat takut dengan suara keras. Sangat menyukai bermain bola. Memiliki hobi yang aneh, yaitu mengoleksi dan mengumpulkan sampah dengan mantelnya.

STRIPEY

Seekor anak musang yang lembut. Selayaknya seekor musang yang tidur di siang hari dan beraktivitas di malam hari. Stripey juga seringkali tertidur di kelas dan kadang ketinggalan berbagai aktivitas sekolah.

KID

Seekor anak kambing yang sangat suka mengunyah apapun, averything and anything. Bukan hanya makanan tetapi juga tanaman, pot, buku dll.

OTUS

Seekor anak burung hantu yang sangat suka membaca. Selalu membantu pak guru Osbourne dengan menjadi asistennya. Tiap pagi membawakan apel buat pak guru Ousborne dan bu guru Harriet.

RUFFY

Suka bermain bola dan suka menggali tanah dan mengubur sesuatu. Seorang badut kelas, komedian. Suka melakukan hal –hal lucu dan konyol: melompat, memutar ekornya dll. Sangat suka menghirup aroma bunga-bungaan.

FINLAY

Pembuat onar. Suka berkeliling gagah memamerkan ekor tebal merahnya. Juga bisa berlari dengan cepat.

BUMPY

Bukan anggota dari kelompok bermain. Hanya seekor ulat yang selalu ingin tahu. Ulat yang tidak menyukai hujan. Tetapi sangat suka naik motor dan mengenakan helm.


Bukan hanya Raya dan Izza yang menyukai film ini. Aku juga menyukainya sangat. Raya dan Izza mengkin suka dengan kelucuan dan kekoyolan yang dilakukan oleh Timmy dan kawan-kawan. Kalau aku lebih banyak mengambil pelajaran dari berbagai kegiatan yang dilakukan mereka di preschool dan perlakuan pak guru Osbourne dan bu guru Harriet.

Waktu sekolah mereka lumayan panjang. Dari pukul 07.00-12.00 dan dibagi menjadi beberapa sesi. Sesi belajar dan bermain indoor, sesi belajar dan bermain outdoor, sesi kudapan-sesi makan bersama bekal yang dibawa dari rumah masing-masing dan sesi tidur siang. Akan ada jam dinding yang berbunyi dan menunjukkan sesi apa saat itu. Anak-anak akan sangat antusias menyambut setiap sesi.

Ada berbagai karakter anak dalam kelas itu. Timmy suka menang sendiri, Apricot yang pemalu. Otus yang kutu buku, Finlay pembuat onar dan lain sebagainya. Namun Pak guru Osbourne dan bu guru Harriet bisa menangani mereka sesuai dengan karakter masing-masing anak.

Pak guru Osbourne dan bu guru Harriet selalu memberikan apresiasi dengan tepuk tangan dan ucapan gembira tiap kali anak-anak mengikuti dan melakukan hal-hal yang diajarkan, meskipun kadang hasilnya sangat tidak memuaskan. Tidak ada satupun kata umpatan atau kritikan dari Pak guru Osbourne dan bu guru Harriet secara langsung.

Masing-masing anak memiliki kelebihan kemampuan masing-masing. Ada yang pintar secara akademis seperti Otus si kutu buku, ada juga yang pintar secara motorik seperti Ruffy pemain bola. Pak guru Osbourne dan bu guru Harriet menanganinya dengan tepat. Salut.

Pak guru Osbourne dan bu guru Harriet tidak pernah memarahi anak-anak ini saat mereka melakukan kesalahan, hanya memberikan arahan bahwa yang dilakukan itu salah. Seperti saat mau foto bersama Timmy dan Yabba malah bermain bejekan bekas hujan. Bu guru Harriet hanya mengarahkan dan memandikan mereka agar bersih dan siap foto bersama.

Semua kegiatan preschool itu hanya bermain dan bermain, belum ada yang namanya sesi belajar membaca, menulis maupun berhitung. Mereka belajar menyanyi, mewarnai, menendang dan mendrible bola, dan berbagai permainan mandiri yang disediakan sekolah.

Bahkan ada sesi tidur siang bersama di sekolah itu. Saat jam berbunyi, anak-anak dengan tertibnya menempati bantal masing-masing. Mereka juga dengan tertib makan bekal yang dibawanya masing-masing. Sesi ini biasanya buat ajang ngobrol antara bu guru Harriet dengan anak-anak tentang apa saja dan bagaimana permainan outdoor sebelumnya dengan pak guru Osbourne. Termasuk juga mendamaikan anak-anak yang berantem atau rebutan mainan saat sesi outdoor.

Bermimpi ada sekolah seperti itu di dunia nyata, di negeri Indonesia :)

Sitasi dari:
http://www.timmytime.tv

*karena sekarang menganut flexibility time, waktuku menulis di blog selama satu jam ini akan aku ganti nanti di pukul 17.00-18.00, halah!* :p

No comments: