Aku masih merasakan bekas cukuran kumis dan janggutmu saat kau menciumku
Aku masih merasakan hangatnya genggamanmu saat kau menggandengku
Aku masih merasakan kemarahanmu saat kau melihatku asyik nonton teve dan tidak belajar
Aku masih merasakan kebahagiaanmu saat kau tahu kelulusannku
Aku masih merasakan kewibawaanmu saat kau menghukumku di depan kelas karena aku lalai
Aku masih merasakan kerinduanmu saat kau selalu menanyakan kapan aku akan pulang
Dan Aku masih merasakan kesepianmu saat kau sendirian
Betapa sekarang aku sangat merindukanmu ayah…semoga kau tidak sendiri lagi
Dan semoga kau bahagia selalu
Rabbi firlii waliwalidayya warhamhuma kamaa robbaya nii soghira, amin..
No comments:
Post a Comment