kita biasa melihat rumput di halaman rumah tetangga lebih hijau daripada rumput di halaman rumah kita. manusiawi. tetapi tidak harus begitu. sawang sinawang begitu orang jawa bilang atau ndangak dan ndingkluk.
untuk rejeki, kita ndingkluk dengan melihat ke bawah biar kita selalu bersyukur. tiap mau berangkat ke kantor selalu berpapasan dengan penjual dawet, buah iris dll. mereka -salutnya kebanyakan masih muda dan tidak memilih jad pengamen, suaranya ngga bagus kali, hihi- mendorong gerobak jualannya sampai entah dimana untuk mendapatkan hasil/laba maks 50rb/hari. jangan melihat teman di departemen lain yang sudah remunerasi, ngga marasa bersyukur terus.
untuk prestasi, kita ndangak ke atas biar kita termotivasi. boleh deh, misalnya: duh, senengnya umur segitu sudah master dan hampir Ph.d.
Btw, eniwe... sawang-sinawang, setiap rejeki, prestasi, status sosial dll itu rejeki masing-masing orang. sebenarnya ngga muluk2 kok, aku ngga mengejar sesuatu, ngalir aja.. hanya saja prestasi terbesar yang ingin aku raih adalah melihat bayi2 tumbuh dengan sehat, cerdas, sholih dan sholihaha, amin. bisa mengatarkan mereka dengan layak ("layak")
untuk rejeki, kita ndingkluk dengan melihat ke bawah biar kita selalu bersyukur. tiap mau berangkat ke kantor selalu berpapasan dengan penjual dawet, buah iris dll. mereka -salutnya kebanyakan masih muda dan tidak memilih jad pengamen, suaranya ngga bagus kali, hihi- mendorong gerobak jualannya sampai entah dimana untuk mendapatkan hasil/laba maks 50rb/hari. jangan melihat teman di departemen lain yang sudah remunerasi, ngga marasa bersyukur terus.
untuk prestasi, kita ndangak ke atas biar kita termotivasi. boleh deh, misalnya: duh, senengnya umur segitu sudah master dan hampir Ph.d.
Btw, eniwe... sawang-sinawang, setiap rejeki, prestasi, status sosial dll itu rejeki masing-masing orang. sebenarnya ngga muluk2 kok, aku ngga mengejar sesuatu, ngalir aja.. hanya saja prestasi terbesar yang ingin aku raih adalah melihat bayi2 tumbuh dengan sehat, cerdas, sholih dan sholihaha, amin. bisa mengatarkan mereka dengan layak ("layak")
No comments:
Post a Comment