Simpati adalah kepedulian pada kesulitan orang lain, tanpa ikut merasakannya. Dalam simpati tidak ada emosi. Simpati lebih dipengaruhi oleh kesadaran berfikir.
Sementara empati merupakan hasil interaksi beberapa pusat syaraf yang mengendalikan perasaan. Diantaranya bagian otak amygdala yang bertanggung jawab pada semua aktivitas emosi, dan juga pusat syaraf untuk menangkap ekspresi. Dengan kata lain menurut Prof Yosef diotak terdapat sirkuit khusus yang menangkap sinyal emosional. Sirkuit ini pula yang mengendalikan empati dan kepedulian sosial.
Pendapat ini juga sekaligus menjawab mengapa kepedulian sosial suatu ketika menjadi lebih menonjol, di saat menyaksikan penderitaan masyarakat yang kian menyedihkan? saat itulah agaknya simpati berubah menjadi empati dan banyak orang tergugah untuk menolong sesamanya. Kendati sama sekali tidak memiliki pertalian kekeluargaan, bahkan hubungan pertemanan.
(disitasi dari http://ione1st.blogs.friendster.com/my_blog)
Jadi, empati lebih daripada simpati kan?
No comments:
Post a Comment