ada seorang teman yang menuliskan puisinya Sapardi Djoko Damono.
puisi itu dalem banget sampai membuatku ingin menangis.
puisi ini sangat indah karena mampu bercerita tentang sesuatu yang menggetarkan dengan kelembutan, apalagi dibarengi dengan imaji dan emosi yang mendukung.
Hujan Bulan Juni
tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu
Aku Ingin
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
puisi disitasi dari http://www.geocities.com/paris/parc/2713/index.html
No comments:
Post a Comment