20.12.04

Allah merasa heran

Sampai-sampai Allah
merasa heran
kepada sembilan orang

Aku heran kepada orang
yang percaya terhadap pastinya maut,
tetapi ia masih sombong dan membanggakan diri.

Aku heran terhadap orang yang mengetahui hari
perhitungan,
tetapi ia masih sibuk menumpuk-numpuk harta.

Aku heran terhadap orang yang faham bahwa ia pasti
masuk lubang kuburan
tapi ia masih sanggup
tertawa terbahak-bahak.

Aku heran kepada
orang yang yakin
terhadap hari akhirat,
tetapi ia masih berpanjang-panjang dalam
kesenangan dan lalai.

Aku heran kepada orang-orang yang mengerti
bahwa dunia ini fana,
tapi ia masih terus saja menambatkan hati
kepadanya.

Aku heran kepada orang yang pintar bicara,
tetapi bodoh
di dalam menyelami pengertian.

Aku heran kepada orang
yang hari-harinya habis
untuk membicarakan
aib orang lain
tetapi ia lupa
melihat cacatnya sendiri.

Aku heran kepada orang
yang sadar bahwa aku memperhatikan tingkah
lakunya
kapan dan dimanapun saja
tetapi tetap saja ia durhaka.

Aku heran kepada orang
yang tahu bahwa
ia akan mati sendirian
dan masuk kuburan sendirian
tapi masih saja ia menggantungkan kebahagiaan
kepada senda gurau
dan main-main
dengan banyak orang.

Quoted by Redaksi from :
Emha Ainun Nadjib: "Isyarat Zaman (1):
Allah Merasa Heran", Kanjeng Production dan Studio21.

No comments: