Ketika mengamati hujan, sering membayangkan suatu kehidupan orang lain, seperti apakah kehidupan yang dimilikinya: seru, menarik, membosankan atau bahkan tragis. Hal sama yang juga sering dilakukan ketika menemui kemudian mengamati orang asing dengan mereka-reka kehidupan macam apa yang dimiliki dan dilaluinya.
Berhubung sudah mulai musim penghujan, mari kita mulai tema kali ini dengan hujan. Hujan itu (kadang) menyenangkan, saat melihat ikan riang gembira bermain kesana kemari di kolam yang penuh air, saat katak semakin nyaring bernyanyi, saat kebun dan tanaman makin menghijau, serasa bertumbuh lebih cepat, serta saat melihat bunga-bunga rambutan bermekaran menandai bahwa sebentar lagi akan panen raya.
Kadangkala membutuhkan waktu sendiri, menikmatinya sebagai pemupukan agar kotak kehidupan pribadi semakin menarik: kontemplasi atau evaluasi diri, sangat diperlukan agar kehidupan kini dan nanti semakin berarti.
Meski demikian, tak pernah berpikir bahwa kita tidak membutuhkan seseorang. Semua orang membutuhkan orang lain. Kita dan mereka saling membutuhkan dan berharap sinergi.
Mencoba ceritakan tentang lagu November Rain ini yang disitasi dari sini. November Rain adalah lagu balada dari Guns N' Roses yang ditulis oleh vokalisnya, Axl Rose, dan dirilis sebagai single pada bulan Juni 1992.
Lagu yang sangat panjang menceritakan tentang sebuah hubungan yang berada pada suatu titik jenuh: berhenti atau berlanjut. When I look into your eyes, I can see a love restrained. But darlin' when I hold you, Don't you know I feel the same. 'Cause nothin' lasts forever, And we both know hearts can change, And it's hard to hold a candle, In the cold November rain.
Ketika hati berubah, tak dapat ditahan maupun ditentang. Saat rasa tak lagi sama, berbeda dari sebelumnya, meski tak dimaui.
Kemudian, salah satu memintakan rehat, berhenti untuk sementara. Meski rasa sakit mendera demi sejenak menyendiri, saling berpikir untuk kehidupan nanti, berharap terbaik di kemudian hari.
Sometimes I need some time...on my own. Sometimes I need some time...all alone. Everybody needs some time... on their own. Don't you know you need some time...all alone.
Berjuang dengan segala kemampuan, berharap yang terbaik adanya, saling terbuka untuk memahami.
So never mind the darkness, we still can find a way. Nothing lasts forever, even cold November rain.
Kebahagiaan bisa pergi begitu saja, konsekuensi dari pilihan, atau berlalu seiring waktu, seperti November yang dingin yang tak akan terjadi sepanjang tahun. Namun kesedihan juga tak selamanya tinggal. Luka dan sakit hati mengikuti kehidupan nanti, dan apabila mampu melewatinya, waktu akan menenangkan luka dan sakit itu dengan sendirinya.
Tidak ada yang abadi meski itu kebahagiaan yang dimiliki. Pun juga dengan kesedihan maupun rasa sakit, waktu berlaku menenangkannya,. Bersyukur detik demi detik atas apa yang dimiliki: takdir hidup yang diberikan. Bahagia, senang, sedih, kecewa, luka dan cinta adalah bagian dari dinamika yang memperkaya jiwa. Selalu berharap melihat keindahan pelangi setelah hujan mereda.
….bahwa segala sesuatu datang untuk pergi. Tak ada yang datang dan tinggal untuk selamanya, termasuk juga kesedihan - Siddharta.
@wawancaracpns

No comments:
Post a Comment