"Bagaimana hari mu?"
"Hari ku sungguh baik, mendapatkan hal-hal yang menyenangkan"
"Bagimana dengan kamu?"
"Hari ku tidak sama dengan mu, tidak menyenangkan bahkan cenderung membosankan"
"Bagaimana bisa?"
"Entahlah...ada hal-hal yang tak tertersampaikan, tak teruangkapkan"
"Mungkin kamu harus menyampaikannya"
"Tidak. Bukan aku yang harus menyampaikan. Aku sudah menyampaikan dulu, semuanya, seluruhnya, detail tanpa aku merasa ada yang tertinggal"
"Jadi, apalagi yang perlu tersampaikan?"
"Aku tak tahu"
*edisi menunggu pesanan martabak jadi
"Hari ku sungguh baik, mendapatkan hal-hal yang menyenangkan"
"Bagimana dengan kamu?"
"Hari ku tidak sama dengan mu, tidak menyenangkan bahkan cenderung membosankan"
"Bagaimana bisa?"
"Entahlah...ada hal-hal yang tak tertersampaikan, tak teruangkapkan"
"Mungkin kamu harus menyampaikannya"
"Tidak. Bukan aku yang harus menyampaikan. Aku sudah menyampaikan dulu, semuanya, seluruhnya, detail tanpa aku merasa ada yang tertinggal"
"Jadi, apalagi yang perlu tersampaikan?"
"Aku tak tahu"
*edisi menunggu pesanan martabak jadi
No comments:
Post a Comment