"Jadi, kapan kau pulang"
"Entahlah, mungkin beberapa minggu lagi"
"Masih dengan orang yang sama?"
"Maksudnya?"
"Kau pulang dengan membawanya?"
"Aku mencobanya terus?"
"Sampai kapan?"
"Sampai mereka menerimanya"
"Kau tidak capek dan menyerah?"
"Tidak"
"Sampai kapan?"
"Sampai mereka menerimanya"
"............................................................"
"Sudahlah, aku tidak mau membahasnya lagi"
"Tidak, kenapa selalu orang itu?"
"Maksudnya?"
"Kenapa bukang orang lain?"
"Siapa?"
"Aku misalnya"
"Tidak"
"Kenapa?"
"Aku tidak mau pulang"
"Bagaimanapun kau berasal dari sana"
"Aku tahu"
"Kenapa Kau tidak mau pulang?"
"Kau tahu alasannya"
"Aku mau Kau ceritakan lagi"
"Tidak, Aku sudah menceritakannya"
"Sudahlah, Kenapa selalu orang itu?"
"Kenapa dengan dia?"
"Lelaki Jawa itu"
"Ya. Aku berhak memilihnya"
"Tapi sampai kapan?"
"Sampai mereka menerimanya"
"Kalau Kau tidak mau memilihku, cobalah dengan yang lain"
"Siapa?"
"Baoa"
"Sudah berkali-kali aku bilang, aku tidak mau pulang"
No comments:
Post a Comment