19.1.10

Perempuan itu tangguh

Karena izza sakit dan terpaksa harus opname, ibunya terpaksa dan ngerasain juga jadi full time mom. Ternyata benar-baner melelahkan jad ftm, apalagi mbaknya raya juga sakit. Jadi si ibu Cuma dibantuin sama mbak izza aja.

Ternyata, itu masih mendingan (banget)..si ibu ini ada asisten yang bantu. Bayangin, ibu-ibu di kampung (misalnya, di temanggung) pagi-pagi jam 06.00 (saat kita masih enak-enaknya nonton tv sambil minum the hangat) sudah berangkat ke sawah, dan mereka pasti sudah membuat masakan untuk keluarganya (bukan hanya sarapan loh, tapi masakan lengkap), memandikan anak-anaknya, mencuci baju dan peralatan rumahtangga (dan biasanya mencucinya tidak di rumah tapi di luar rumah di kolam umum), dan tentu saja membuatkan minuman untuk suaminya.

Setelah pulang dari sawah sekitar waktu duhur, mereka pulang sejenak. Bukannya istirahat tapi membereskan tetek bengek dan remeh temeh urusan rumah tangganya lagi. Jam 14an mereka berangkat lagi ke sawah sampai jam 16an. Setelah pulang dari sawah, biasanya ada saja acara entah itu melayat orang meninggal, nengokin bayi baru lahir, nengokin orang sakit, sunatan dll.

Selepas isya, baru selesai semuanya. Saatnya mereka menghibur diri dengan menonton sinetron-sinetron kesayangannya. Ck..ck..benar-benar ibu –ibu yang sangat hebat. Mereka bukan hanya perempuan berkarir (membantu perekonomian kelaurga) tapi juga ibu rumah tangga yang sangat hebat dan berdedikasi.

satu lagi, saat krisis seperti ini banyak pegawai/karyawan yang dirumahkan. saat suami perempuan-perempuan ini diphk, mereka mengambil tugas dan peran sebagai pencari nafkah. mereka mengerjakan apa saja, jual apa saja (asal halal) untuk menyambung perekonomian keluarga.

betapa tangguhnya perempuan..

No comments: